Wisata Sumenep

Wisata Sumenep, Ada Pulau dengan Oksigen Terbaik Kedua di Dunia

Wisata Sumenep merupakan sebuah kabupaten yang berada di sebelah timur Pulau Madura. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Selat Madura, Laut Bali, Laut Jawa, dan Laut Flores.

Oleh sebab itu, Kabupaten https://www.winklashcostudio.com/ Sumenep mempunyai wisata pantai yang mempesona. Selain pantai, ada beragam wisata Sumenep lainnya seperti wisata sejarah dan budaya.

Baca juga:

  • Masjid Jami Sumenep, Simbol Akulturasi Empat Budaya
  • Panduan Wisata ke Pantai Sembilan Sumenep, Termasuk Tarif Homestay

Wisata Sumenep

Bapaspalu.com merangkum wisata Sumenep Madura sebagai berikut.

1. Gili Labak

Gili Labak merupakan salah satu obyek slot dana 5000 wisata populer di Madura. Pulau kecil ini berada di sebelah tenggara Pulau Madura, yang secara administratif berada di Desa Kombang, Kabupaten Sumenep.

Daya tarik pantai di Gili Labak adalah pasir putih serta air laut berwarna biru kehijauan. Selain itu, Gili Labak punya panorama bawah laut yang indah, mulai dari biota laut maupun karang, sehingga menjadi spot snorkeling favorit wisatawan.

Berdasarkan informasi dari Bapaspalu.com (6/10/2022), pulau ini hanya di huni sekitar 38 kepala keluarga (KK). Pulau seluas 5 hektare ini sudah di lengkapi fasilitas penunjang wisata seperti homestay, restoran, dan sebagainya.

2. Gili Iyang

Selain Gili Labak, pulau wisata yang terkenal lainnya di Sumenep adalah Gili Iyang.

Pulau kecil yang berada di sebelah timur Pulau Madura ini, bahkan pernah di nobatkan sebagai kawasan dengan kadar oksigen terbaik kedua di dunia 2005, setelah Laut Mati, Yordania, berdasarkan informasi dari Jejaring Desa Wisata.

Daya tarik GIli Iyang adalah gugusan pantai yang berwarna biru jernih dan hamparan pasir putih. Selain itu, Batu Cangga yang berupa tebing curam menghadap ke Laut Jawa.

Untuk menuju Gili Iyang, wisatawan perlu naik perahu dari Pelabuhan Dungkek sekitar 30-40 menit bergantung kondisi cuaca dan gelombang lautan.

3. Pantai Slopeng

Pantai Slopeng memiliki daya tarik yaitu hamparan server kamboja pasir luas yang membentang sepanjang 6 km, berdasarkan informasi dari Bapaspalu.com (12/6/2023).

Sementara, pasir Pantai Slopeng cukup unik lantaran berwarna putih kehitam-hitaman. Terdapat pepohonan kelapa di sekeliling pantai yang menambah daya tariknya.

Ada beragam aktivitas yang dapat di lakukan di Pantai Slopeng, seperti berenang, duduk santai di tepi pantai, wisata kuliner, dan berkuda di pantai. Lokasi Pantai Slopeng berada di Jalan Raya Ambunten KM 17, Desa Samaan, Kecamatan Dasun, Kabupaten Sumenep.

Baca juga:

  • Menikmati Pantai Badur Sumenep
  • Membaca Sejarah di Keraton Sumenep

4. Pantai Lombang

Daya tarik Pantai Lombang adalah pasir putih dan lembut, berdasarkan informasi dari Bapaspalu.com (16/9/2015). Selain itu, terdapat deretan cemara udang di pesisir pantai.

Cemara udang khas Pantai Lombang, hampir tak di temukan di daerah lain. Konon, pohon cemara udang tersebut di bawa oleh prajurit China pada abad ke-15 saat melakukan ekspedisi ke Madura.

Lokasi Pantai Lombang berada di Dusun Lebbak, Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

5. Gili Genting

Gili Genting merupakan sebuah pulau yang berada di sebelah tenggara Pulau Madura. Secara administratif, pulau ini masuk wilayah Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep.

Gili Genting mempunyai banyak wisata pantai yang menawan. Pantai-pantai di Gili Genting menawarkan hamparan pasir putih serta air laut biru jernih.

Selain memiliki alam yang indah https://evolvesmokeshop-tn.com/, Gili Genting juga kaya akan budaya dan adat istiadat karena mayoritas penduduknya adalah Suku Madura. Wisatawan yang ingin pergi ke Gili Genting bisa menyeberang lebih dulu melalui Pelabuhan Tanjung, Sumenep selama 30-40 menit.

6. Pantai Sembilan

Pantai Sembilan merupakan salah satu pantai terkenal di Madura. Lokasinya berada di Pulau Gili Genting, Kabupaten Sumenep.

Pantai ini ramai di kunjungi wisatawan, utamanya pada musim liburan dan musim panas. Daya tarik Pantai Sembilan adalah hamparan pasir putih dan air laut biru jernih.

Selain itu, Pantai Sembilan memiliki pemandangan bawah laut yang mempesona, sehingga cocok untuk snorkeling. Pantai ini punya beragam wahana air yang patut di coba, seperti banana boat, kano, dan sebagainya.

Baca juga:

  • Tanpa Keluwak, Sumenep Punya Rawon Merah
  • Inilah Keindahan Batik Sumenep yang Berbeda dari Batik Lain

7. Pantai Ponjuk Timur

Berada di Desa Padike, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep.

Pantai ini berada di Pulau Talango, yakni pulau kecil di Kabupaten Sumenep. Untuk mencapai lokasi Pulau Talango, wisatawan harus menyeberang menggunakan tongkang atau perahu motor dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep.

Pantai Ponjuk Timur masih sangat alami dan tenang. Terdapat bebatuan dan tebing karang di sepanjang pesisir pantai.

8. Museum Keraton Sumenep

Saat berkunjung ke Sumenep, jangan lewatkan untuk mempelajari kebudayaan dan sejarah setempat. Salah satunya adalah dengan mengunjungi Keraton Sumenep.

Keraton ini, merupakan keraton terakhir yang bertahan di Jawa Timur, berdasarkan informasi dari Bapaspalu.com (4/10/2022). Bangunan keraton masih di jaga keasliannya.

Ciri khas Keraton Sumenep adalah atap bangunan berwarna kuning, untuk menghormati permaisuri keraton asal China yang berkulit kuning, yakni Ratu Ayu Tirto Negoro Oleh sebab itu, keraton ini juga di kenal sebagai Keraton Putri Kuning.

9. Kota Tua Kalianget

Secara historis, kawasan Kota Tua, Sumenep di dirikan oleh kongsi dagang Belanda atau VOC pada awal abad ke-18, seperti di lansir dari website Pemerintah Kabupaten Sumenep.

VOC mulai mulai datang ke Madura pada 1705. VOC memilih kawasan Kalianget sebagai pusat kongsi dagang, lantaran letaknya yang strategis dan pelabuhan tersibuk di Selat Madura

Sejumlah bangunan di Kota Tua Kalianget seperti bekas benteng Belanda, yang di kenal sebagai  Loji Kantang, rumah-rumah bercorak Eropa, dan sebagainya.

10. Masjid Agung Sumenep

Masjid Jami Sumenep atau Masjid Agung Sumenep merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Lokasinya berada di seberang Alun-alun Kabupaten Sumenep, tepatnya di Jalan Trunojoyo Nomor 184, Dalem Anyar, Bangselok, Sumenep.

Masjid Jami Sumenep di dirikan pada 1779 masehi dan selesai pada 1787, seperti di kutip dari laman Indonesiana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jadi, usianya sekarang 244 tahun.

Masjid Jami Sumenep merupakan bentuk akulturasi budaya. Arsitektur bangunan masjid secara garis besar banyak di pengaruhi unsur kebudayaan  Jawa, China, Eropa, dan Arab.

Pengaruh arsitektur Jawa tampak dari bangunan utama masjid, seperti di kutip dari laman Dunia Masjid Jakarta Islamic Center. Sementara itu, pintu gerbang masuk bercorak China yang mengingatkan pada bentuk tembok raksasa China dengan bentuk memanjang.

Baca juga artikel lainnya di bapaspalu.com

  • Melancong ke Gili Iyang, Pulau Awet Muda di Sumenep
  • Liburan ke Sumenep? Coba Pilihan Aktivitas Ini…

11. Hutan Mangrove

Kabupaten Sumenep memiliki wisata mangrove, yang berada di Desa Kebundadap Timur atau di kenal sebagai Kedatim. Pengunjung bisa menyaksikan 20 jenis pohon mangrove yang rindang dan sejuk di hutan ini.

Selain wisata alam, hutan mangrove ini menjadi wahana edukasi bagi pelajar dan umum. Wisatawan juga bisa melakukan susur sungai mengitari hutan mangrove.

12. Desa Aeng Tong-tong

Desa Aeng Tong-tong merupakan desa wisata yang merupakan tempat pembuatan keris khas Madura.

Melansir Bapaspalu.com, Rabu (25/05/2022) pada 2014, Desa Aeng Tong-tong di nobatkan oleh UNESCO sebagai satu-satunya desa wisata dengan empu keris terbanyak di dunia. Desa Wisata ini memiliki galeri khusus keris yang menjadi ruang untuk menampilkan produk-produk keris.

Pengunjung bisa menyaksikan koleksi keris para leluhur yang telah berusia 300 tahun. Galeri itu pun menjadi tempat berkumpulnya para empu, kolektor, hingga pemerhati keris.

13. Bukit Tawap

Bukit Tawap berada di Desa Pagar Batu, Kecamatan Saronggi, Sumenep. Destinasi wisata ini menghadirkan keindahan perbukitan.

Dari atas bukit, wisatawan bisa menyaksikan pemandangan laut, berdasarkan informasi dari Bapaspalu.com, Jumat (27/05/2022). Selain itu, terdapat wahana seperti pemandian umum untuk anak-anak dan dewasa, kolam terapi air belerang, gazebo, dan sebagainya.

Pengunjung juga bisa bersantai di gazebo dengan atap ilalang sembari menikmati sejuknya angin pegunungan dengan panoramanya yang indah.